Please enter your e-mail address. We will send your password immediately.

Stories 1 stories
Petir bisa datang menyerang siapa saja. Manusia, binatang, pepohonan, atau bangunan pun bisa jadi sasaran petir. Namun, perihal sambaran petir pada manusia, agaknya pria bernama Walter Summerford ini layak dicap sebagai ‘Sang Juara’. Dikutip SURYAMALANG.COM dari Odd Stuff Magazine, semasa hidupnya Walter Summerford disambar petir sebanyak tiga kali. Tak hanya itu, ketika ia sudah meninggal dunia, ia masih saja disambar petir. Hmm, petir benar-benar ‘sayang’ kepadanya. Walter Summerford adalah olahragawan asal Inggris. Aktivitasnya yang banyak dilakukan di luar ruangan, membuatnya punya banyak peluang disambar petir. Menurut catatan Infia Fact dalam akun Instagram-nya, Walter Summerford pertama kali disambar petir pada February 1918. Akibat sambaran petir pertama ini, ia jatuh dari kuda dan berdampak pada kelumpuhan dari pinggang hingga bawah. Sambaran petir kedua terjadi pada tahun 1924, saat itu ia sedang memancing di sungai. Sebuah petir menyambar pohon tempatnya berteduh, kemudian menimpanya dan menyebabkan tubuh bagian kanannya lumpuh. Sambaran petir ketiga terjadi pada 1930, hal ini menyebabkannya mengalami lumpuh secara permanen, hingga akhirnya ia meninggal dunia dua tahun kemudian. Serangan petir tak berhenti meskipun ia sudah meninggal. Pasalnya, empat tahun setelah kematiannya, petir menyambar kuburannya hingga memecahkan batu nisannya. . . Yuk follow dan Ikuti terus @updatetrending_ untuk informasi trending terbaru lainnya! • • #info #updatetrending #kamuharustahu #trendingnow #fact #videoheboh #wowfakta #wowfaktavideo #beritaterkini #informasi #faktadanmitos #trending #berita #terbaru #beritatrending #beritanasional #trendingtopic #keren #follow #fakta #repost #infodunia #instalike #instadaily #bhfyp
Seorang dosen fotografi berusia 66 tahun yang sudah pensiun, berhasil mendapatkan potret permukaanmatahari yang detail. Bagaimana caranya? Paul Andrew dari Dover, Kent, Inggris, menggunakan teleskop Lund 152 untuk mengabadikan permukaan Matahari. Teleskop ini sendiri merupakan salah satu investasinya dalam hobi dan pekerjaannya semasa menjadi dosen fotografi. Serangkaian gambar yang berhasil diperolehnya, menunjukkan keriuhan permukaan bintang terbesar yang berjarak lebih dari 92 juta mil dari Bumi tersebut. Andrew menyebutkan, waktu terbaik untuk mengambil gambar Matahari adalah saat musim panas, yakni ketika Matahari berada di posisi yang tinggi di langit, relatif terhalang oleh awan dan terlihat lebih lama.Tampak serangkaian proyeksi plasma kasar dan letusan yang keluar dari permukaan Matahari tertangkap teleskop dengan jurang ruang hitam sebagai latar belakangnya. . "Saya menggunakan (teleskop) sesering mungkin ketika hari cerah. Hal ini tidak bisa saya lakukan saat musim dingin karena posisi Matahari rendah dan kondisi untuk melihatnya juga kurang baik," jelasnya seperti dikutip dari Daily Mail. Andrew sendiri, selepas pensiun sebagai dosen fotografi dari University of Kent, tertarik untuk menggabungkan minatnya di bidang seni fotografi dan astronomi. Sumber : detikcom Foto : Paul Andrew / portal malang raya . . Yuk follow dan Ikuti terus @updatetrending_ untuk informasi trending terbaru lainnya! • • #info #updatetrending #kamuharustahu #trendingnow #fact #videoheboh #wowfakta #wowfaktavideo #beritaterkini #informasi #faktadanmitos #trending #berita #terbaru #beritatrending #beritanasional #trendingtopic #keren #follow #fakta #repost #infodunia #instalike #instadaily #bhfyp