Please enter your e-mail address. We will send your password immediately.

Stories 2 stories
Mindfulness..⠀ Sebuah kata yang mudah diucapkan, namun sulit untuk diterapkan.⠀ Kamu mungkin sudah sering mendengar kata tersebut, namun apakah sebenarnya arti dari kata 'mindfulness'?⠀ ⠀ Mindfulness adalah sebuah kondisi dimana seseorang berusaha memahami keadaan dirinya disaat ini, tanpa terjebak dengan pemikiran tentang kehidupan masa lalu, maupun masa depan. Berfokus menjalani setiap momen kehidupan yang terjadi saat ini, dan menikmati prosesnya. Mindfulness juga bisa menjadi salah satu metode yang bisa membantu kita berdamai dengan trauma masa lalu. ⠀ ⠀ ⠀ Selama aku menjalani proses self-healing, mindfulness menjadi salah satu self-therapy utama yang aku lakukan. Aku berusaha memahami kehidupanku dimasa lalu, dan bertatap muka dengan pengalaman trauma yang aku alami untuk mencari akar masalahnya. Dengan lebih mengenal diri sendiri dan bersyukur dengan setiap momen kehidupan yang aku lalui, aku sekarang bisa hidup dengan lebih bahagia dan menjadi lebih fokus dalam menjalani setiap kegiatanku. ⠀ ⠀ ⠀ Di episode #RealTalk terakhir ini, aku,@Instagram dan @riliv ingin mengajak kalian semua untuk bisa sama-sama mulai mempraktekan mindfulness dalam keseharian. Dengan begitu, kita bisa memiliki fisik yang lebih sehat, psikis yang lebih bebas stress dan hubungan sosial yang lebih baik. ⠀ ⠀ ⠀ Mencoba untuk mindful dalam setiap situasi kehidupan memang bukan hal yang mudah, tapi tentunya kamu bisa terus berlatih. Langkah awal yang bisa kamu mulai mempraktekan mindfulness adalah dengan mengurangi kebiasaan multi-tasking. Pusatkan semua perhatianmu kepada satu kegiatan yang sedang kamu lakukan.⠀ ⠀ ⠀ Apa yang biasanya kalian lakukan untuk menjaga konsentrasi dan fokus dalam menjalani kegiatan sehari-hari?⠀ ⠀ ⠀ Yukk kita saling berbagi tips! #RealTalk⠀
⁣"Kamu kurang beribadah sih makanya jadi depresi!" "Kamu depresi karena kurang bersyukur tuh!"⠀ "Kamu kena depresi? Jangan sok cari sensasi deh!"⠀ ⠀ Banyak orang yang masih menganggap depresi sebagai hal yang berlebihan dan biasanya dikaitkan dengan hubungan kedekatan kita dengan yang Maha Kuasa. Ironisnya, anggapan tersebut sering muncul dari kalangan orang-orang terdekat kita.⠀ ⠀ Menyedihkan memang melihat stigma negatif seputar kesehatan mental yang beredar di masyarakat. Selain itu, aku masih sering dengar cerita bahwa masih banyak orang yang menghakimi kondisi teman-teman yang mengalami gangguan depresi. Yang aku mau bilang di sini adalah percayalah teman-teman tidak ada yang salah dengan gangguan depresi yang kamu miliki. Kamu tetap bisa menjalani hidupmu, mengejar mimpi-mimpimu dan tentunya kamu berhak menciptakan kebahagiaanmu sendiri.⠀ ⠀ Aku pribadi juga pernah berjuang melawan depresi dan aku tahu betapa kompleksnya mengendalikan emosi yang ada dalam diri kita saat berada di fase tersebut. Sebuah pengalaman yang akan selalu mengingatkan bahwa aku pernah berada di salah satu titik terendah dalam hidupku. Aku sangat berterima kasih atas pelajaran berharga yang aku dapatkan hingga aku berhasil bangkit dari pengalaman tersebut.⠀ ⠀ Aku paham bangkit dari depresi memang bukanlah sebuah hal yang mudah untuk dilakukan. Meskipun prosesnya panjang, aku yakin kamu pasti bisa melaluinya dan percayalah kamu tidak sendirian. Itulah sebabnya, di #RealTalk episode ini, aku, @instagram dan @riliv ingin membahas lebih lanjut seputar depresi dan perilaku melukai diri sendiri. Kedua hal tersebut bisa dibilang saling berhubungan karena perilaku melukai diri sendiri seringkali terjadi sebagai salah satu bentuk pengalihan emosi sesaat di fase depresi.⠀ ⠀ Yuk, kita sama-sama belajar cara mengenali serta mengatasi depresi dan perilaku melukai diri sendiri. Jangan pernah menyerah ya. Perlahan-lahan aku yakin kamu juga bisa berangsur pulih. Coba share yuk kata-kata yang ingin kamu ucapkan untuk memotivasi dirimu sendiri melalui fase sulit ini? Kalau aku cuma mau bilang: kalian semua hebat dan aku bangga kalian sudah berhasil sampai sejauh ini :)