Please enter your e-mail address. We will send your password immediately.

Alhamdulillah, pagi tadi Panen Padi Bersama di lahan sawah seluas 50 hektare di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Panen padi hasil kolaborasi antara Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Sumber Makmur, Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap dengan BUMD PT Food Station Tjipinang Jaya. Hampir 99% kebutuhan pangan DKI Jakarta dipasok dari luar dan kita memiliki ketergantungan yang amat tinggi dengan daerah lain dan Jakarta merasa bersyukur bisa bekerja sama dengan Cilacap menyiapkan ketahanan pangan untuk warga di ibu kota. Ikhtiar bersama ini juga untuk memastikan pasokan pangan di Ibu Kota terjaga selama bulan Ramadan dan menyambut Idulfitri 1442 Hijriah. Kegiatan panen bersama antara Food Station dengan Gapoktan Sumber Makmur Cilacap ini adalah kegiatan lanjutan kolaborasi antar daerah yang dimulai sejak 2018. Melalui kolaborasi tersebut, Pemkab Cilacap dan Gapoktan Sumber Makmur berperan menyiapkan pengadaan lahan dan petani, sementara Pemprov DKI Jakarta melalui Food Station melakukan beragam pendampingan kepada petani dan off taker produk pertanian. Pendampingan yang dilakukan Food Station terhadap Gapoktan Sumber Makmur antara lain terkait pendampingan dalam pemilihan varietas; pendampingan pascapanen; Food Station sebagai off taker memberikan jaminan harga; memotong mata rantai pembelian gabah milik petani, sehingga petani bisa tetap sejahtera; serta kolaborasi ini dapat digunakan oleh petani untuk mendapatkan pembiayaan. Prinsip saling menguntungkan inilah yang membuat pergerakan perekonomian di ibu kota juga ikut dirasakan sampai ke daerah-daerah. Kita ingin memastikan hadirnya kolaborasi yang berkeadilan bagi semua, yakni membuat masyarakat Jakarta mendapat beras berkualitas dengan harga terjangkau, dan yang paling penting petani di Cilacap merasakan peningkatan kesejahteraan. Atas nama warga Jakarta kami berterima kasih dan mengapresiasi kerja bersama BUMD PT Food Station Tjipinang Jaya, Gapoktan Sumber Makmur, Kepala Perwakilan BI Purwokerto, Pak Bupati Tatto S. Pamuji serta jajaran Pemerintah Kabupaten Cilacap. InsyaAllah kolaborasi ini bisa kita perluas di aspek-aspek lain. Karena kebersamaan, gotong royong adalah jati diri bangsa kita.
Alhamdulillah, pagi tadi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2021. Tantangan yang dihadapi Jakarta tidak sederhana, di masa pandemi ini kita dalam proses pemulihan. Karena itu perlu banyak terobosan, kebaruan dalam cara-cara bekerja, yang berbeda dengan masa sebelumnya. Pembangunan di Jakarta harus direncanakan secara gotong royong/ kolaboratif, karena pelaku pembangunan di Jakarta bukan hanya dari pemerintah saja, tapi juga dari pihak swasta dan unsur masyarakat. Begitu banyak peluang kolaborasi dalam membangun Jakarta. Banyak dari program kita yang hanya bisa dikerjakan bersama-sama. Ada beberapa program yang perlu kolaborasi khusus dengan pemerintah pusat. Kita perlu pastikan semua rencana waktu dan target disusun sebaik-baiknya. Terutama untuk program-program mendasar seperti infrastruktur transportasi, pengembangan kawasan, pengembangan pariwisata, pengendalian banjir, dan infrastruktur air bersih. Musrenbang tahun ini untuk merencanakan kerja kita di 2022, maka harus fokus untuk menunaikan agenda yang telah menjadi komitmen kita pada RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) 2017-2022. Bappeda DKI Jakarta akan menyisir semua program RPJMD yang telah diturunkan menjadi Kegiatan Strategis Daerah (KSD). Memastikan pada tahun 2022 nanti semua rencana tersebut bisa ditunaikan tuntas. PR besar kita dalam RPJMD adalah penuntasan program-program sosial kemasyarakatan. Kita mengalami kontraksi ekonomi akibat pandemi, masalah kesejahteraan rakyat (kesra) skalanya juga membesar. Pada tahun 2022 kita akan lebih serius menuntaskan program-program yg berkaitan kesra langsung khususnya di aspek kesehatan, pendidikan dan UMKM. Terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, yang menyumbangkan pikirannya untuk terlibat langsung di dalam kegiatan musrenbang Semua masukan menjadi catatan kita, harapannya nanti Bappeda dan seluruh jajaran menampung aspirasi menjadi bahan penyusunan rencana kerja kita di 2022. InsyaAllah kita bisa mencapai apa kita semua harapkan: Jakarta yang maju kotanya dan bahagia warganya. #MusrenbangDKIJakarta #Musrenbang2021 #JagaJakarta
Alhamdulillah, Ramadan kembali menyapa kita. Ini adalah kali kedua kita menjalani Ramadan dalam suasana pandemi COVID-19. Alhamdulillah situasi di Jakarta saat ini relatif terkendali. Dan proses vaksinasi di Jakarta terus berjalan dengan cepat, dengan prioritas tenaga kesehatan, warga lansia dan petugas pelayan publik. Kondisi ini menjadi dasar bagi pemerintah untuk mengatur pembatasan kegiatan ibadah di bulan Ramadan, yang tahun ini bisa lebih longgar dibanding tahun lalu. Kini salat tarawih berjamaah di masjid, di lingkungan sendiri, diperbolehkan dengan kapasitas maksimal 50% dan tetap mengikuti protokol kesehatan ketat. Tentu semua ini kita syukuri, tapi pandemi belum usai. Beberapa negara lain saat ini sedang mengalami lonjakan kasus, bahkan sudah gelombang ketiga akibat varian baru COVID-19. Karena itu penting sekali untuk kita serius mencegah agar hal tersebut tidak terjadi di sini. Di bulan puasa ini, godaan untuk kumpul-kumpul, baik untuk beribadah maupun silaturahmi akan sangat besar. Namun menahan nafsu, menahan godaan, bukankah itu inti dari ibadah di bulan suci Ramadan ini? Penting sekali untuk kita tahan godaan, jaga amanah, dan tidak menyia-nyiakan kelonggaran yang telah dibolehkan. Risiko tertular dan menularkan itu masih ada, termasuk teman-teman yang sudah divaksin. Hindari mengadakan buka bersama, kumpul-kumpul keluarga begitu banyak, tanpa ada menjaga jarak, apalagi sampai membuka masker. Tahun ini kita prioritaskan keselamatan, keselamatan dan keselamatan. Hari ini kemenangan itu sudah di depan mata, kita sudah menuju kondisi yang lebih baik. Mari kita tahan diri. Mari kita tetap disiplin. Ini adalah perjuangan kita bersama, kita serius, kita disiplin menjalankan protokol kesehatan. Ini semua adalah amanat yang dititipkan kepada diri kita masing-masing untuk melawan pandemi. InsyaAllah bila kita semua ingat, bila kita semua tegakkan amanat ini. InsyaAllah, Allah SWT akan membantu kita mengalahkan COVID-19 ini. Selamat menjalankan ibadah bulan Ramadan. Semoga Allah SWT merahmati kota Jakarta dan melindungi kita semua.